Mari kita belajar

Di era persaingan cukup tinggi ini, banyak orang tua yang menginginkan hal yang terbaik dan sesemurna mungkin anak. Mulai mengajari membaca sejak dini hingga mendaftarkan mereka ke tempat bimbingan belajar terbaik. Orang tua tentu menginginkan jaminan kebahagiaan anak mereka kelak. Ini tak salah, namun menjadi rancu ketika mereka sudah tak mengenal tetangga terdekat mereka, atau bahkan sudah tak mengenal suara burung lagi…

Apakah anda tau tawuran yang banyak melanda sekolah-sekolah berkaitan dengan desain sekolah mereka? Ternyata desain sekolah yang tertutup ala militer dan kejenuhan akan kegiatan sekolah turut andil dalam prilaku tawuran. mengapa? Hal ini dapa terjadi karena kemungkinan mereka merasa jenuh  dan stres, hanya dapat melihat pagar dan dinding tinggi untuk menahan mereka, tak berbeda seperti sel. ketika kita menemukan dunia luar maka segala eiger yang tertahan pun butuh pelampiasan. Jika boleh berkhayal, kami ingin belajar di bawah pohon, atau di kelas dengan dinding yang setengah badan sehingga alam pun ikut menyemangati kita dari luar.

Menjelang ujian akhir biasa kita temui berita mengenai kesurupan. apakah ini merupakan refleksi dari tingkat stres yang meningkat? kita tidak tahu. Tapi mari kita belajar dan mendengarkan apa yang terjadi di sekitar mereka. Klise, tapi kita tak akan pernah tahu tanpa belajar, seperti yang selama ini sekolah ajarkan…

Published in: on January 24, 2011 at 12:00 am  Comments (4)  
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.